Melindungi Martabat. Memperkuat Ketahanan.
Resiliensia Institute Indonesia berupaya mencegah perdagangan manusia, mendukung komunitas pengungsi, dan memperkuat pengurangan risiko bencana melalui keterlibatan lapangan, penelitian, dan advokasi berbasis hak.

Tentang Resiliensia Institute Indonesia
Resiliensia Institute Indonesia (RRI) adalah sebuah organisasi non-pemerintah (LSM) independen yang berdedikasi untuk memperkuat ketahanan dan perlindungan kelompok rentan yang terkena dampak migrasi paksa, termasuk pengungsi, penyintas perdagangan manusia, dan komunitas yang menjadi pengungsi akibat bencana.
RRI mengadopsi pendekatan komprehensif dan berbasis bukti yang mengintegrasikan program berbasis masyarakat, dukungan psikososial, pengurangan risiko bencana (DRR), dan advokasi kebijakan. Selain menanggapi kebutuhan kemanusiaan, kami juga memberikan penekanan yang kuat pada upaya pencegahan – khususnya pencegahan perdagangan manusia dan migrasi yang tidak aman melalui mekanisme peningkatan kesadaran, peningkatan kapasitas, dan perlindungan masyarakat. Dalam konteks bencana, RRI berupaya memperkuat kesiapsiagaan, kesadaran akan risiko, dan pemahaman masyarakat sebelum krisis terjadi, sehingga berkontribusi terhadap ketahanan jangka panjang dan mengurangi risiko pengungsian.
Melalui penelitian terapan, kemitraan strategis, dan keterlibatan kebijakan, RRI berupaya memberikan informasi dan mempengaruhi kerangka perlindungan di tingkat lokal dan nasional. Dengan menjembatani intervensi berbasis lapangan dengan penelitian dan advokasi, RRI mempromosikan solusi yang berkelanjutan, berbasis hak, dan berbasis lokal bagi masyarakat berisiko di seluruh Indonesia.

Bidang Kerja Kami
Pencegahan Perdagangan Manusia
Bantuan untuk Pengungsi
Pengurangan Resiko Bencana (PRB)
Penelitian & Advokasi Kebijakan
Bagaimana Kami bekerja

Berpusat pada Komunitas
Berbasis bukti
Pendekatan perlindungan berbasis hak
Kemitraan Kolaboratif
Pesan dari Pendiri Kami
Selama lebih dari satu dekade, saya bekerja secara dekat dengan pengungsi, komunitas terdampak perpindahan, dan kelompok rentan di Indonesia. Melalui pengalaman tersebut, saya menyaksikan berbagai tantangan yang mereka hadapi, sekaligus kekuatan luar biasa yang mereka miliki. Pengalaman inilah yang menginspirasi saya untuk mendirikan Resiliensia Institute Indonesia — sebuah platform yang didedikasikan untuk melindungi martabat manusia, memperkuat ketangguhan, dan menciptakan solusi berkelanjutan bagi mereka yang berisiko mengalami migrasi paksa.


Bekerja Sama untuk Dampak Berkelanjutan
Kami bekerja sama dengan lembaga pemerintah daerah dan nasional, organisasi masyarakat sipil, lembaga kemanusiaan internasional, serta kelompok berbasis komunitas untuk memperkuat sistem perlindungan dan inisiatif ketangguhan masyarakat.
Wawasan
Rohingya boats: Out of mind but still coming
Understanding Forced Migration in Disaster-Prone Areas of Indonesia
Forced Migration
Membangun Ketahanan Bersama
Melindungi komunitas rentan membutuhkan upaya bersama. Kami mengundang lembaga dan para mitra untuk berkolaborasi dalam memperkuat sistem perlindungan serta mendorong ketangguhan yang berkelanjutan.



